Langsung ke konten utama

Postingan

kisah cinta Ali & Fathimah ^^

Inilah kisah cinta suci antara Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra. Cinta sahabat Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra memang luar biasa indah, cinta yang selalu terjag a kerahasiaannya dalam sikap, kata, maupun ekspresi. Hingga akhirnya Allah menyatukan mereka dalam sebuah ikatan suci pernikahan. Konon, karena saking teramat rahasianya, setan saja tidak tahu urusan cinta diantara keduanya. Sudah lama Ali terpesona dan jatuh hati pada Fatimah, ia pernah tertohok dua kali saat Abu Bakar dan Umar melamar Fatimah. Sementara dirinya belum siap untuk melakukannya. Namun, kesabaran beliau berbuah manis, lamaran kedua orang sahabat yang sudah tidak diragukan lagi keshalihannya tersebut ternyata ditolak oleh Rasulullah. Hingga akhirnya Ali memberanikan diri, dan ternyata lamarannya yang mesti hanya bermodal baju besi diterima oleh Rasulullah. Di sisi lain, Fatimah ternyata juga sudah lama memendam cintanya kepada Ali. Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari setela...

Muslimah, teruslah menuntut ilmu...

Umar berkata, “Belajarlah sebelum kalian terhormat.” Para sahabat tidak segan-segan belajar saat usia mereka sudah senja. Jabatan dan kedudukan kadang bisa membuat seseorang enggan untuk belajar. Karena orang yang memiliki kedudukan mulia seringkali dihalangi oleh sifat sombong dan angkuh untuk duduk bersama pelajar. Oleh karena itu, Imam Malik berkata mengenai aib para hakim, “Ketika seorang hakim turun jabatan, dia tidak mau lagi ke tempat dimana ia menimba ilmu.” Imam Syafi’i menegaskan, “Jika sudah terlanjur uzur, dia akan kehilangan banyak ilmu.” Abu Ubaid menegaskan, “Artinya, belajarlah ketika kalian masih kecil, sebelum menjadi seorang terhormat. Sebab, kesombongan akan menghalangi kalian untuk belajar dari orang yang lebih rendah yang akan menyebabkan kalian tetap bodoh.” Ukhti, oleh karena itu seorang muslimah hendaknya memanfaatkan waktu kecil di masa kecil dan remajanya untuk menuntut ilmu, sebeum dia menduduki jabatan tinggi yang mungkin akan membuatnya engg...

surat Ibnu Taimiyah untuk Ibunya

Bismillahirrahmanirrahim Dari Ahmad bin Taimiyah untuk ibundaku tersayang dan mulia, semoga Allah melimpahkan berkah kepadanya , memberikan kedamaian dan kenyamanan, dan memasukkannya kedalam bagian hamba-hamba terbaikNya . Assalamu `alaykum wa rahmatullaahi wa barakatuh. Kami memuji Allah, sebagai yang paling layak menerima pujian. Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan Dia, Yang memiliki daya atas segala sesuatu. Kami memohon  kepada-Nya agar memberkati penutup para nabi dan Imam dari orang saleh, Muhammad hamba-Nya dan Rasul (keselamatan dan keberkahan atas beliau). Sesungguhnya karunia Allah datang berlimpah, dan bantuan Nya tidak pernah berakhir. Kita memujiNya untuk itu, dan memohon tambahan kebaikan -Nya. Tentu semua karunia Allah itu tak akan pernah luput darimu Ibu,  dan itu membuatku merasa bahagia. Kini fakta bahwa kami  tinggal di Mesir untuk tugas yang sangat penting . Ditinggalkannya tugas ini mengakibatkan rusaknya Deen kita dan ...